7 Jurus Aman Tangkis Spyware:
1) Selektiflah dalam memilih materialmaterial yang kita download dari Internet ke dalam komputer.
2) Bacalah selalu perjanjian lisensi (licensing agreements) dengan seksama, sebelum melakukan proses instalasi software.
3) Waspadailah aksi penipuan anti-spyware. Ada beberapa software anti-spyware yang justru berisi ...spyware. Kalau kita tidak jeli, tidak menutup kemungkinan kita terjebak aksi penipuan seperti ini. Untukitu, telitilah sebelum men-download dan
menginstal sebuah aplikasi.
4) Waspadai iklan-iklan yang muncul tibatiba di setiap komputer ataupun email.
5) Perbarui selalu browser Internet Anda dengan versi terbaru.
6) Lakukan scan komputer secara rutin.
7) Apabila diperlukan, pasanglah software anti-spyware di komputer. Salah satu software yang bisa digunakan adalah Norton Internet Security atau Norton 360. Software ini menyediakan proteksi anti-spyware untuk melindungi komputer dari ancaman keamanan.
Rabu, 26 Januari 2011
PEDOMAN PAKAI TWITTER TANG PINTER
Pedoman Pakai Twitter yang Pinter:
Tidak ada pengguna Twitter yang ingin account-nya jadi korban kejahatan phishing, hacking atau virus. Salah satu cara ber-Twitter-an dengan aman dan melindungi account dari ancaman cyber adalah dengan selalu waspada saat online dan melakukan tindakan pengamanan password. Ikuti pedoman dasar berikut ini:
1. ...Gunakan password yang unik dan kuat. Pilih password yang kuat (yang sulit ditebak) pada saat membuat account. Disarankan pula untuk menggunakan password yang berbeda-beda untuk setiap situs yang digunakan. Jadi jika salah satu account disusupi, sisanya aman.
2. Cek URL Situs Sebelum Login. Aksi kejahatan phishing biasanya akan membujuk korban untuk memberikan username dan password, setelah itu phisher (pelaku phishing) mengirimkan spam ke semua pengikut (follower) account Twitter Anda. Seringkali phisher mencoba menipu korban dengan memberikan link yang mengarahkan korban ke halaman login palsu.
3. Twitter Tidak Pernah Meminta Password. Ingatlah, pihak internal Twitter tidak pernah mengirimkan email, mengirimkan pesan langsung, ataupun meminta Anda mereply pesan yang meminta Anda untuk memberikan password. Jika Anda mencurigai account Anda telah menjadi korban phishing atau di-hack, sebaiknya reset password Anda.
4. Teliti Sebelum Meng-klik Link di Twitter. Ada banyak link yang berseliweran dan di-share di Twitter, dan banyak juga yang mem-posting URL shortener. URL shortener, seperti bit.ly atau TinyURL, adalah link yang disingkat yang mengarahkan Anda ke sebuah link yang lebih panjang. URL shortener dapat ‘mengaburkan’ domain, sehingga sulit untuk mendeteksi kemana arah link ini.
5. Update dan Sign Out. Rutinlah meng-update browser dan sistem operasi Anda dengan patch dan versi terbaru. Jangan lupa untuk memindai (scanning) komputer Anda secara berkala terhadap virus, spyware, dan adware. Jika Anda menggunakan komputer umum, seperti komputer di perpustakaan atau sekolah, pastikan selalu sign-out dari account Twitter Anda setelah selesai.
6. Hati-hati Memilih Aplikasi Pihak Ketiga Ada banyak aplikasi Twitter dari pihak ketiga yang dapat di-download untuk digunakan di ponsel atau komputer. Aplikasi ini dibangun pada platform Twitter oleh pengembang eksternal Twitter. Untuk jaga-jaga saja, berhati-hatilah terhadap aplikasi yang menawarkan imingiming uang ataupun follower di Twitter. Beberapa aplikasi ini meminta username dan password. Kata BANK NAPI: Waspadalah!, WASPADALAH...!!!
Tidak ada pengguna Twitter yang ingin account-nya jadi korban kejahatan phishing, hacking atau virus. Salah satu cara ber-Twitter-an dengan aman dan melindungi account dari ancaman cyber adalah dengan selalu waspada saat online dan melakukan tindakan pengamanan password. Ikuti pedoman dasar berikut ini:
1. ...Gunakan password yang unik dan kuat. Pilih password yang kuat (yang sulit ditebak) pada saat membuat account. Disarankan pula untuk menggunakan password yang berbeda-beda untuk setiap situs yang digunakan. Jadi jika salah satu account disusupi, sisanya aman.
2. Cek URL Situs Sebelum Login. Aksi kejahatan phishing biasanya akan membujuk korban untuk memberikan username dan password, setelah itu phisher (pelaku phishing) mengirimkan spam ke semua pengikut (follower) account Twitter Anda. Seringkali phisher mencoba menipu korban dengan memberikan link yang mengarahkan korban ke halaman login palsu.
3. Twitter Tidak Pernah Meminta Password. Ingatlah, pihak internal Twitter tidak pernah mengirimkan email, mengirimkan pesan langsung, ataupun meminta Anda mereply pesan yang meminta Anda untuk memberikan password. Jika Anda mencurigai account Anda telah menjadi korban phishing atau di-hack, sebaiknya reset password Anda.
4. Teliti Sebelum Meng-klik Link di Twitter. Ada banyak link yang berseliweran dan di-share di Twitter, dan banyak juga yang mem-posting URL shortener. URL shortener, seperti bit.ly atau TinyURL, adalah link yang disingkat yang mengarahkan Anda ke sebuah link yang lebih panjang. URL shortener dapat ‘mengaburkan’ domain, sehingga sulit untuk mendeteksi kemana arah link ini.
5. Update dan Sign Out. Rutinlah meng-update browser dan sistem operasi Anda dengan patch dan versi terbaru. Jangan lupa untuk memindai (scanning) komputer Anda secara berkala terhadap virus, spyware, dan adware. Jika Anda menggunakan komputer umum, seperti komputer di perpustakaan atau sekolah, pastikan selalu sign-out dari account Twitter Anda setelah selesai.
6. Hati-hati Memilih Aplikasi Pihak Ketiga Ada banyak aplikasi Twitter dari pihak ketiga yang dapat di-download untuk digunakan di ponsel atau komputer. Aplikasi ini dibangun pada platform Twitter oleh pengembang eksternal Twitter. Untuk jaga-jaga saja, berhati-hatilah terhadap aplikasi yang menawarkan imingiming uang ataupun follower di Twitter. Beberapa aplikasi ini meminta username dan password. Kata BANK NAPI: Waspadalah!, WASPADALAH...!!!
REKOMENDASI SITUS BLOG SEHAT
Rekomendasi Situs & Blog Sehat:
I. 25 SITUS BERMANFAAT:
Situs Edukasi dan Hiburan untuk TK – SD (Bahasa Inggris):
- kids.yahoo.com
- funbrain.com
- nick.com / nickjr.com
- funschool.com
- learningplanet.com
• Situs Pengetahuan dan Pendidikan:
untuk SMP-SMA
- netsains.com
- e-dukasi.net
- chem-is-try.org
- beritaiptek.com
- e-smartschool.com
•... Situs Perempuan dan Keluarga:
- tabloidnova.com
- perempuan.com
- hanyawanita.com
- balita-anda.com
- tabloid-nakita.com
• Situs Lowongan & Bursa Kerja:
- jobsdb.com
- infokarir.com
- karir.com
- infokerja.web.id
- jobstreet.com
• Situs Belanja & e-Commerce:
- bhinneka.com
- indoflorist.com
- glodokshop.com
- indo.com
- disctarra.com
II. 25 BLOG SEHAT:
• Blog Pendidikan:
- janganserakah.com
- jonru.net
- demibumi.wordpress.com
- gora.wordpress.com
- gurukreatif.wordpress.com
• Blog Travel dan Kuliner:
- banyumurti.com
- blog.tukangmakan.com
- masukdapur.blogdetik.com
- dunialaut.com
- jengjeng.matriphe.com
• Blog Keluarga:
- iwannabemom.com
- blogdokter.net
- blog.rumahkanker.com
- lajangdanmenikah.com
- majalahkesehatan.com
• Blog Teknologi:
- navinot.com
- patembe.com
- animaster-talks.net
- dicky.wahyupurnomo.com
- finderonly.com
• Blog Gaya Hidup:
- sepeda.wordpress.com
- mainbasket.wordpress.com
- bukuygkubaca.blogspot.com
- fotograferjurnal.blogspot.com
- dianarikasari.blogspot.com
I. 25 SITUS BERMANFAAT:
Situs Edukasi dan Hiburan untuk TK – SD (Bahasa Inggris):
- kids.yahoo.com
- funbrain.com
- nick.com / nickjr.com
- funschool.com
- learningplanet.com
• Situs Pengetahuan dan Pendidikan:
untuk SMP-SMA
- netsains.com
- e-dukasi.net
- chem-is-try.org
- beritaiptek.com
- e-smartschool.com
•... Situs Perempuan dan Keluarga:
- tabloidnova.com
- perempuan.com
- hanyawanita.com
- balita-anda.com
- tabloid-nakita.com
• Situs Lowongan & Bursa Kerja:
- jobsdb.com
- infokarir.com
- karir.com
- infokerja.web.id
- jobstreet.com
• Situs Belanja & e-Commerce:
- bhinneka.com
- indoflorist.com
- glodokshop.com
- indo.com
- disctarra.com
II. 25 BLOG SEHAT:
• Blog Pendidikan:
- janganserakah.com
- jonru.net
- demibumi.wordpress.com
- gora.wordpress.com
- gurukreatif.wordpress.com
• Blog Travel dan Kuliner:
- banyumurti.com
- blog.tukangmakan.com
- masukdapur.blogdetik.com
- dunialaut.com
- jengjeng.matriphe.com
• Blog Keluarga:
- iwannabemom.com
- blogdokter.net
- blog.rumahkanker.com
- lajangdanmenikah.com
- majalahkesehatan.com
• Blog Teknologi:
- navinot.com
- patembe.com
- animaster-talks.net
- dicky.wahyupurnomo.com
- finderonly.com
• Blog Gaya Hidup:
- sepeda.wordpress.com
- mainbasket.wordpress.com
- bukuygkubaca.blogspot.com
- fotograferjurnal.blogspot.com
- dianarikasari.blogspot.com
NORTON 360
Norton 360 adalah aplikasi keamanan komputer yang dikembangkan oleh Symantec Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows XP dan Vista. Norton 360 menawarkan perlindungan keamanan komputer tradisional, ditambah keamanan Web, backup dan alat pemeliharaan komputer.
Daftar isi:
* 1 Fitur
* 2 Persyaratan sistem
* 3 Lihat pula
* 4 Referensi
* 5 Pranala l...uar
Fitur
Norton 360 memiliki pelindung dari kebanyakan bentuk dari malware, termasuk virus, trojan, spyware, dan adware, serta firewall pribadi dan fitur anti-phishing.[1] Sebuah lisensi tunggal Norton 360 dapat digunakan untuk melindungi hinnga 3 komputer tanpa biaya tambahan. Pengguna juga dapat menggunakan Norton 360 untuk mem-backup data pribadi secara local drive atau online (versi standar memberikan space gratis 2 GB dan versi premier memberikan space 10 GB, meskipun space tambahan bisa dibeli).[2] Dalam penambahan, Norton 360 termasuk alat pemeliharaan tingkat dasar, termasuk disk optimizer dan registry cleaner, yang dibuat untuk mengoptimalkan komputer pengguna. Paket Add-on yang menyediakan fitur lain (termasuk parental control dan anti-spam) tersedia dari Symantec.[3] Norton 360 mempunyai tampilan tatap muka yang lebih sederhana dibandingkan kebanyakan produk Symantec lain yang sejenis dan dibuat supaya lebih otomatis.[4]
Persyaratan sistem:
Persyaratan minimum:
Sistem Operasi = Windows XP (32-bit), Vista (32/64-bit)
Processor = 300 MHz atau yang lebih tinggi
RAM = 256 MB
Space kosong hard drive = 300 MB
Web browser standar (Internet Explorer 6/Firefox 2) atau yang lebih tinggi dibutuhkan untuk perlindungan dari phishing dan koneksi internet berkecepatan tinggi (untuk backup online) juga dibutuhkan.
Lihat pula:
* Symantec
* Norton Internet Security
* Norton AntiVirus
Referensi:
1. ^ *Norton 360 version 2.0
2. ^ Norton 360 - Reviews by PC Magazine - Backing Up Is Hard to Do—NOT!
3. ^ Norton 360 - Reviews by PC Magazine - The B Team
4. ^ Norton 360 - Reviews by PC Magazine
Pranala luar
* Symantec.com - Norton 360
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Norton_360"
Kategori: Perangkat lunak antivirus | Perangkat lunak Symantec
Lihat Selengkapnya
Daftar isi:
* 1 Fitur
* 2 Persyaratan sistem
* 3 Lihat pula
* 4 Referensi
* 5 Pranala l...uar
Fitur
Norton 360 memiliki pelindung dari kebanyakan bentuk dari malware, termasuk virus, trojan, spyware, dan adware, serta firewall pribadi dan fitur anti-phishing.[1] Sebuah lisensi tunggal Norton 360 dapat digunakan untuk melindungi hinnga 3 komputer tanpa biaya tambahan. Pengguna juga dapat menggunakan Norton 360 untuk mem-backup data pribadi secara local drive atau online (versi standar memberikan space gratis 2 GB dan versi premier memberikan space 10 GB, meskipun space tambahan bisa dibeli).[2] Dalam penambahan, Norton 360 termasuk alat pemeliharaan tingkat dasar, termasuk disk optimizer dan registry cleaner, yang dibuat untuk mengoptimalkan komputer pengguna. Paket Add-on yang menyediakan fitur lain (termasuk parental control dan anti-spam) tersedia dari Symantec.[3] Norton 360 mempunyai tampilan tatap muka yang lebih sederhana dibandingkan kebanyakan produk Symantec lain yang sejenis dan dibuat supaya lebih otomatis.[4]
Persyaratan sistem:
Persyaratan minimum:
Sistem Operasi = Windows XP (32-bit), Vista (32/64-bit)
Processor = 300 MHz atau yang lebih tinggi
RAM = 256 MB
Space kosong hard drive = 300 MB
Web browser standar (Internet Explorer 6/Firefox 2) atau yang lebih tinggi dibutuhkan untuk perlindungan dari phishing dan koneksi internet berkecepatan tinggi (untuk backup online) juga dibutuhkan.
Lihat pula:
* Symantec
* Norton Internet Security
* Norton AntiVirus
Referensi:
1. ^ *Norton 360 version 2.0
2. ^ Norton 360 - Reviews by PC Magazine - Backing Up Is Hard to Do—NOT!
3. ^ Norton 360 - Reviews by PC Magazine - The B Team
4. ^ Norton 360 - Reviews by PC Magazine
Pranala luar
* Symantec.com - Norton 360
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Norton_360"
Kategori: Perangkat lunak antivirus | Perangkat lunak Symantec
Lihat Selengkapnya
Senin, 22 November 2010
database
PENGENALAN BASIS DATA
Basis data (Database) adalah sekumpulan data yang terintegrasi
yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan pemakai untuk
keperluan organisasi.
DBMS (Data Base Management System) adalah perangkat lunak
yang menangani semua pengaksesan ke data base.
Sistem Basis Data = DBMS + Basis data
Struktur File Database
1. Data adalah satu satuan informasi yang akan diolah, dimana
sebelum diolah dikumpulkan di dalam suatu file database.
Pengumpulan data dilakukan secara sistematis menurut struktur
file database tersebut.
2. RECORD adalah data yang isinya merupakan satu kesatuan
seperti Nama, Alamat, Nomor Telepon. Setiap keterangan yang
mencakup Nama, Alamat dan Nomor Telepon dinamakan satu
record. Dan setiap record diberi nomor urut yang disebut nomor
record (Record Number). Ukuran suatu file database ditentukan
oleh jumlah record yang tersimpan di dalamnya.
3. FIELD adalah sub bagian dari Record. Dari contoh isi record
diatas maka terdiri dari 3 field, yaitu field Nama, field Alamat dan
field Nomor Telepon.
Gambar berikut menunjukan sebuah file DataBase
dengan ketentuan :
Nama File : Data.DBF
Jumlah Record : 5 buah
Isi Field : Nama, Alamat, No_Telp
Data : Record No.1
Monica
Rawasari
12345678
Rec.No 5
Nama :
Alamat :
No_Telp :
Rec.No 4
Nama :
Monica
Alamat : Raw
No_Telp : 1278
Rec.No 3
Nama :
Eko P
Alamat :
Rawasari
No_Telp :
123456153
Rec.No 2
Nama :
Monica
Alamat :
No_Telp :
12345678
Rec.No 1
Nama:Monica
Alamat :
Rawasari
No_Telp :
12345678
Perbedaan
File manajemen tradisional File manajemen data base
1. Program Oriented
2. Kaku
3. Kerangkapan data
1. Data Oriented
2. Luwes
3. Tidak terjadi kerangkapan data
Kelemahan
File manajemen tradisional File manajemen data base
1. Timbulnya data rangkap
dan ketidak konsistenan
data
2. Data tidak dapat digunakan
secara bersama-sama
3. Kesukaran dalam
mengakses data
4. Tidak fleksibel
5. Data tidak standart
1. Storage yang dibutuhkan
besar
2. Dibutuhkan tenaga spesialis
3. Software mahal
4. Kerusakan pada data base
dapat mempengaruhi
departemen lain yang terkait
Keuntungan file manajemen data base :
1. Tidak terjadi kerangkapan data
2. Data lebih konsisten
3. Data dapat digunakan bersama-sama
4. Data dapat distandarisasi
5. Keamanan data dapat terjamin
6. Integritas data terpelihara
7. Data independen
Hardware
Meliputi PC sampai dengan jaringan komputer.
Tempat penyimpanan secondary (manegtic disk), I/O device ex :
disk drives), device Controller, I/O Channels, dan lainnya.
Hardware processor dan main memory, digunakan untuk
mendukung saat eksekusi system software database.
Software
DBMS, operating system, network software (jika diperlukan) dan
program aplikasi pendukung lainnya.
Data
Data pada sebuah system database baik itu single-user system
maupun multi-user system harus terintegrasi dan dapat
ddigunakan bersama (Integrated and Shared).
Digunakan oleh organisasi dan deskripsi dari data disebut
schema.
Procedures
Instrukti dan aturan yang harus disertakan dalam mendesain
dan menggunakan database dan DBMS.
People
DA (Data Administrator), seseorang yang berwenang untuk
membuat keputusan stategis dan kebijakan mengenai data yang
ada
DBA (DataBase Administrator), menyediakan dukungan teknis
untuk implementasi keputusan tersebut, dan bertanggungjawab
atas keseluruhan kontrol system pada level teknis
Database Designer (Logical and Physical)
Application Programmers, bertanggungjawab untuk membuat
aplikasi database dengan menggunakan bahasa pemrograman
yang ada, seperti : C++, Java, dan lainnya.
End Users, Siapapun yang berinteraksi dengan sistem secara
online melalui workstation/terminal.
4
Kerugian DBMS
Rumit (Complexity)
Karena penetapan fungsi dari DBMS yang baik, menyebabkan
DBMS menjadi software yang cukup rumit. Seluruh user harus
mengetahui fungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehingga dapat
memperoleh manfaatnya.
Ukuran (Size)
Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS
memerlukan banyak software pendukung yang mengakibatkan
penambahan tempat penyimpanan dan memory.
Biaya DBMS (Cost of DBMS)
Biaya Tambahan Hardware (Additional hardware costs)
Biaya Konversi (Cost of conversion)
Performance
Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi,
akibatnya mungkin beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti
biasanya.
Higher impact of a failure
Karena system yang terpusat, jika seluruh user dan aplikasi
terakses dari DBMS maka kerusakan pada bagian manapun dari
sistem, akan menyebabkan operasi terhenti.
Fungsi-fungsi DBMS
1. Data definition
DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
2. Data manipulation
DBMS harus dapat menangani permintaan-permintaan dari
pemakai untuk mengakses data
3. Data security and integrity
DBMS harus dapat memeriksa keamanan dan integriti data yang
didefinisikan oleh DBA
4. Data recovery and concurrency
DBMS harus dapat menangani kegagalan pengaksesan database
yang disebabkan oleh kesalahan system, kerusakan disk dan
sebagainya.
DBMS harus dapat memantau pengaksesan data yang konkuren
yaitu bila satu data diakses secara bersama-sama oleh lebih dari
satu pemakai pada saat bersamaan
5. Data dictionary
Tempat penyimpanan informasi yang menggambarkan data
dalam database. Data dictionary disebut juga metadata (data
mengenai data)
5
Berisi tentang:
Nama-nama user yang mempunyai wewenang untuk
penggunaan DBMS
Nama-nama item data
Jenis-jenis dan ukuran item data
Batasan untuk masing-masing item data
6. Performance
DBMS harus dapat menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien
mungkin
Model Data
Kumpulan konsep-konsep yang terintegrasi untuk menggambarkan
data, relationships antar data, dan batasan-batasan data dalam
organisasi.
Data Model terdiri dari :
Bagian struktural, berisikan sekumpulan aturan berdasarkan
database yang dapat dibuat;
Bagian manipulasi, mendefinisikan tipe operasi yang boleh
dilakukan;
Aturan-aturan Integritas.
Kegunaan untuk
Merepresentasikan data kedalam bentuk yang lebih mudah
untuk dipahami.
untuk menetapkan konsistensi dalam memandang,
mengorganisir, menginterpretasikan dan memperlakukan
database.
Jenis-jenis Model data :
Object-Based Data Models
Entity-Relationship, Semantic, Functional, Object-Oriented.
Record-Based Data Models
Relational Data Model, Network Data Model, Hierarchical Data
Model.
Physical Data Models
Menerangkan bagaimana data disimpan dalam komputer,
merepresentasikan informasi seperti ; struktur record,
permintaan record, dan jalur akses
Conceptual Modelling
Skema konseptual merupakan bagian utama dari system
yang menampilkan view seluruh user.
Merupakan representasi yang akurat dan lengkap dari
kebutuhan data pada organisasi.
6
Merupakan proses pembentukan suatu model informasi
yang digunakan dalam organisasi yang terlepas dari detail
implementasi.
Hasilnya merupakan model data konseptual.
Basis data relasional (relational database) ialah model data yang
berbentuk tabel dua dimensi yang terdiri atas baris dan kolom.
Contoh : Mobil
Nopol Jenis Warna
B 123 RU Sedan Merah
B 8956 PL Truk Hitam
B 1221 Y Mini Van Silver
Keuntungan basis data relasional
1. bentuknya sederhana
2. mudah melakukan berbagai operasi data
Istilah dalam basis data relasional
1. relasi : sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan
beberapa baris
2. atribut/field : kolom pada sebuah relasi
3. tupel/record : baris pada sebuah relasi
4. domain : kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih atribut
5. degree (derajat) : jumlah atribut dalam sebuah relasi
6. cardinality : jumlah tupelo dalam sebuah relasi
Relational key :
1. Super key
Satu atau kumpulan atribut yang secara unik mengidetifikasi
sebuah tupel didalam relasi.
2. Candidate key
Atribut didalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik.
3. Primary key
Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel
secara unik dalam relasi.
4. Alternate key
Candidate key yang tidak terpilih sebagai primary key.
5. Foreign key
Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama
pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya
menjadi atribut biasa.
7
Relational integrity role :
1. Null
Nilai suatu atribt yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk
tupel tersebut.
2. Entity Integrity
Tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null.
3. Referential Integrity
Suatu domain dapat dipakai sebagai kunci utama bila merupakan
atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.
Contoh penerapan :
MHS
NPM Nama Alamat
12100748 Rino Depok
10296126 Astuti Jakarta
11299577 Rica Depok
11100396 Iin Depok
MKUL
KDMK Mata_Kuliah SKS
KD-011409 Konsep SI 3
KK-045325 Automata 3
KK-045210 Pengantar Basis Data 2
NILAI
NPM KDMK MID FINAL
12100748 KD-011409 90 90
11299577 KK-045325 85 90
11100396 KK-045210 85 90
LINGKUNGAN BASIS DATA
Tingkat eksternal yaitu menerangkan view data base dari
sekelompok pemakai. Tingkat konseptual yaitu menerangkan
informasi database secara menyeluruh dengan menyembunyikan
data secara fisik. Tingkat internal yaitu menerangkan struktur
penyimpanan database secara fisik.
View 1
Skema konseptual
Skema Internal
Tingkat Eksternal View 2 View 3
Tingkat Konseptual
Tingkat Internal
8
Contoh
Tingkat eksternal Tingkat konseptual
Tingkat internal
Data independen : kapasitas untuk mengubah skema pada satu
level sistem basis data tanpa mengubah skema pada level lain.
1. Physical Data Independent, perubahan pada skema internal tidak
mempengaruhi skema lain.
2. Logical Data Independent, perubahan pada skema konseptual
tidak mempengaruhi skema lain.
Mapping (Transformasi), proses pendefinisian informasi dari satu
level ke level lainnya.
Konseptual /internal mapping, pendefinisian hubungan antara
view konseptual dengan database dilevel internal.
Eksternal /konseptual mapping, pendefinisian hubungan antara
view konseptual dengan database dilevel eksternal
Basis data (Database) adalah sekumpulan data yang terintegrasi
yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan pemakai untuk
keperluan organisasi.
DBMS (Data Base Management System) adalah perangkat lunak
yang menangani semua pengaksesan ke data base.
Sistem Basis Data = DBMS + Basis data
Struktur File Database
1. Data adalah satu satuan informasi yang akan diolah, dimana
sebelum diolah dikumpulkan di dalam suatu file database.
Pengumpulan data dilakukan secara sistematis menurut struktur
file database tersebut.
2. RECORD adalah data yang isinya merupakan satu kesatuan
seperti Nama, Alamat, Nomor Telepon. Setiap keterangan yang
mencakup Nama, Alamat dan Nomor Telepon dinamakan satu
record. Dan setiap record diberi nomor urut yang disebut nomor
record (Record Number). Ukuran suatu file database ditentukan
oleh jumlah record yang tersimpan di dalamnya.
3. FIELD adalah sub bagian dari Record. Dari contoh isi record
diatas maka terdiri dari 3 field, yaitu field Nama, field Alamat dan
field Nomor Telepon.
Gambar berikut menunjukan sebuah file DataBase
dengan ketentuan :
Nama File : Data.DBF
Jumlah Record : 5 buah
Isi Field : Nama, Alamat, No_Telp
Data : Record No.1
Monica
Rawasari
12345678
Rec.No 5
Nama :
Alamat :
No_Telp :
Rec.No 4
Nama :
Monica
Alamat : Raw
No_Telp : 1278
Rec.No 3
Nama :
Eko P
Alamat :
Rawasari
No_Telp :
123456153
Rec.No 2
Nama :
Monica
Alamat :
No_Telp :
12345678
Rec.No 1
Nama:Monica
Alamat :
Rawasari
No_Telp :
12345678
Perbedaan
File manajemen tradisional File manajemen data base
1. Program Oriented
2. Kaku
3. Kerangkapan data
1. Data Oriented
2. Luwes
3. Tidak terjadi kerangkapan data
Kelemahan
File manajemen tradisional File manajemen data base
1. Timbulnya data rangkap
dan ketidak konsistenan
data
2. Data tidak dapat digunakan
secara bersama-sama
3. Kesukaran dalam
mengakses data
4. Tidak fleksibel
5. Data tidak standart
1. Storage yang dibutuhkan
besar
2. Dibutuhkan tenaga spesialis
3. Software mahal
4. Kerusakan pada data base
dapat mempengaruhi
departemen lain yang terkait
Keuntungan file manajemen data base :
1. Tidak terjadi kerangkapan data
2. Data lebih konsisten
3. Data dapat digunakan bersama-sama
4. Data dapat distandarisasi
5. Keamanan data dapat terjamin
6. Integritas data terpelihara
7. Data independen
Hardware
Meliputi PC sampai dengan jaringan komputer.
Tempat penyimpanan secondary (manegtic disk), I/O device ex :
disk drives), device Controller, I/O Channels, dan lainnya.
Hardware processor dan main memory, digunakan untuk
mendukung saat eksekusi system software database.
Software
DBMS, operating system, network software (jika diperlukan) dan
program aplikasi pendukung lainnya.
Data
Data pada sebuah system database baik itu single-user system
maupun multi-user system harus terintegrasi dan dapat
ddigunakan bersama (Integrated and Shared).
Digunakan oleh organisasi dan deskripsi dari data disebut
schema.
Procedures
Instrukti dan aturan yang harus disertakan dalam mendesain
dan menggunakan database dan DBMS.
People
DA (Data Administrator), seseorang yang berwenang untuk
membuat keputusan stategis dan kebijakan mengenai data yang
ada
DBA (DataBase Administrator), menyediakan dukungan teknis
untuk implementasi keputusan tersebut, dan bertanggungjawab
atas keseluruhan kontrol system pada level teknis
Database Designer (Logical and Physical)
Application Programmers, bertanggungjawab untuk membuat
aplikasi database dengan menggunakan bahasa pemrograman
yang ada, seperti : C++, Java, dan lainnya.
End Users, Siapapun yang berinteraksi dengan sistem secara
online melalui workstation/terminal.
4
Kerugian DBMS
Rumit (Complexity)
Karena penetapan fungsi dari DBMS yang baik, menyebabkan
DBMS menjadi software yang cukup rumit. Seluruh user harus
mengetahui fungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehingga dapat
memperoleh manfaatnya.
Ukuran (Size)
Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS
memerlukan banyak software pendukung yang mengakibatkan
penambahan tempat penyimpanan dan memory.
Biaya DBMS (Cost of DBMS)
Biaya Tambahan Hardware (Additional hardware costs)
Biaya Konversi (Cost of conversion)
Performance
Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi,
akibatnya mungkin beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti
biasanya.
Higher impact of a failure
Karena system yang terpusat, jika seluruh user dan aplikasi
terakses dari DBMS maka kerusakan pada bagian manapun dari
sistem, akan menyebabkan operasi terhenti.
Fungsi-fungsi DBMS
1. Data definition
DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
2. Data manipulation
DBMS harus dapat menangani permintaan-permintaan dari
pemakai untuk mengakses data
3. Data security and integrity
DBMS harus dapat memeriksa keamanan dan integriti data yang
didefinisikan oleh DBA
4. Data recovery and concurrency
DBMS harus dapat menangani kegagalan pengaksesan database
yang disebabkan oleh kesalahan system, kerusakan disk dan
sebagainya.
DBMS harus dapat memantau pengaksesan data yang konkuren
yaitu bila satu data diakses secara bersama-sama oleh lebih dari
satu pemakai pada saat bersamaan
5. Data dictionary
Tempat penyimpanan informasi yang menggambarkan data
dalam database. Data dictionary disebut juga metadata (data
mengenai data)
5
Berisi tentang:
Nama-nama user yang mempunyai wewenang untuk
penggunaan DBMS
Nama-nama item data
Jenis-jenis dan ukuran item data
Batasan untuk masing-masing item data
6. Performance
DBMS harus dapat menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien
mungkin
Model Data
Kumpulan konsep-konsep yang terintegrasi untuk menggambarkan
data, relationships antar data, dan batasan-batasan data dalam
organisasi.
Data Model terdiri dari :
Bagian struktural, berisikan sekumpulan aturan berdasarkan
database yang dapat dibuat;
Bagian manipulasi, mendefinisikan tipe operasi yang boleh
dilakukan;
Aturan-aturan Integritas.
Kegunaan untuk
Merepresentasikan data kedalam bentuk yang lebih mudah
untuk dipahami.
untuk menetapkan konsistensi dalam memandang,
mengorganisir, menginterpretasikan dan memperlakukan
database.
Jenis-jenis Model data :
Object-Based Data Models
Entity-Relationship, Semantic, Functional, Object-Oriented.
Record-Based Data Models
Relational Data Model, Network Data Model, Hierarchical Data
Model.
Physical Data Models
Menerangkan bagaimana data disimpan dalam komputer,
merepresentasikan informasi seperti ; struktur record,
permintaan record, dan jalur akses
Conceptual Modelling
Skema konseptual merupakan bagian utama dari system
yang menampilkan view seluruh user.
Merupakan representasi yang akurat dan lengkap dari
kebutuhan data pada organisasi.
6
Merupakan proses pembentukan suatu model informasi
yang digunakan dalam organisasi yang terlepas dari detail
implementasi.
Hasilnya merupakan model data konseptual.
Basis data relasional (relational database) ialah model data yang
berbentuk tabel dua dimensi yang terdiri atas baris dan kolom.
Contoh : Mobil
Nopol Jenis Warna
B 123 RU Sedan Merah
B 8956 PL Truk Hitam
B 1221 Y Mini Van Silver
Keuntungan basis data relasional
1. bentuknya sederhana
2. mudah melakukan berbagai operasi data
Istilah dalam basis data relasional
1. relasi : sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan
beberapa baris
2. atribut/field : kolom pada sebuah relasi
3. tupel/record : baris pada sebuah relasi
4. domain : kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih atribut
5. degree (derajat) : jumlah atribut dalam sebuah relasi
6. cardinality : jumlah tupelo dalam sebuah relasi
Relational key :
1. Super key
Satu atau kumpulan atribut yang secara unik mengidetifikasi
sebuah tupel didalam relasi.
2. Candidate key
Atribut didalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik.
3. Primary key
Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel
secara unik dalam relasi.
4. Alternate key
Candidate key yang tidak terpilih sebagai primary key.
5. Foreign key
Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama
pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya
menjadi atribut biasa.
7
Relational integrity role :
1. Null
Nilai suatu atribt yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk
tupel tersebut.
2. Entity Integrity
Tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null.
3. Referential Integrity
Suatu domain dapat dipakai sebagai kunci utama bila merupakan
atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.
Contoh penerapan :
MHS
NPM Nama Alamat
12100748 Rino Depok
10296126 Astuti Jakarta
11299577 Rica Depok
11100396 Iin Depok
MKUL
KDMK Mata_Kuliah SKS
KD-011409 Konsep SI 3
KK-045325 Automata 3
KK-045210 Pengantar Basis Data 2
NILAI
NPM KDMK MID FINAL
12100748 KD-011409 90 90
11299577 KK-045325 85 90
11100396 KK-045210 85 90
LINGKUNGAN BASIS DATA
Tingkat eksternal yaitu menerangkan view data base dari
sekelompok pemakai. Tingkat konseptual yaitu menerangkan
informasi database secara menyeluruh dengan menyembunyikan
data secara fisik. Tingkat internal yaitu menerangkan struktur
penyimpanan database secara fisik.
View 1
Skema konseptual
Skema Internal
Tingkat Eksternal View 2 View 3
Tingkat Konseptual
Tingkat Internal
8
Contoh
Tingkat eksternal Tingkat konseptual
Tingkat internal
Data independen : kapasitas untuk mengubah skema pada satu
level sistem basis data tanpa mengubah skema pada level lain.
1. Physical Data Independent, perubahan pada skema internal tidak
mempengaruhi skema lain.
2. Logical Data Independent, perubahan pada skema konseptual
tidak mempengaruhi skema lain.
Mapping (Transformasi), proses pendefinisian informasi dari satu
level ke level lainnya.
Konseptual /internal mapping, pendefinisian hubungan antara
view konseptual dengan database dilevel internal.
Eksternal /konseptual mapping, pendefinisian hubungan antara
view konseptual dengan database dilevel eksternal
DASAR-DASAR PEMROSESAN KOMPUTER
DASAR-DASAR PEMROSESAN KOMPUTER
I. ARSITEKTUR KOMPUTER
Komputer dengan tujuan umum memiliki tipe komponen yang sama, yaitu :
- Prosesor
- Memori
- Penyimpanan sekunder
- Perangkat Input
- Perangkat Output
Mesin pemroses lebih dikenal dengan CPU, mikroprosesor atau prosesor. Prosesor adalah komponen yang berupa chip. Chip adalah sekeping silicon berukuran bebrapa millimeter persegi yang mengandung puluhan ribu transistor dan komponen elektronik yang lain.
Penyimpanan Primer
Ukuran kapasitas penyimpanan primer :
Satuan Ekivalen Keterangan
Byte 8 bit Untuk menyimpan sebuah karakter pada sistem ASCII atau EBCDIC
Kilobyte 1024 byte Awal PC hanya memiliki memori 640 byte
Megabyte 1024 KB Memori PC pd saat ini berkisar antara 64 – 256 Megabyte
Gigabyte 1024 MB Ukuran hard disk yang digunakan berkisar antara 20 – 40 gigabyte
Terabyte 1024 GB Database yang sangat besar
Pentabyte 1024 TB Penggunaan di masa datang
Bentuk Penyimpanan Sekunder :
• RAM (Random Access Memory), jenis penyimpanan primer yang mudah hilang (volatile) karena data akan hilang jika listrik padam.
• ROM (Read Only Memory), jenis penyimpanan sekunder yang bersifat non-volatile karena data disimpan secara permanent dan jika listrik padam data tidak akan hilang
• Cache Memory, merupakan RAM khusus yang bekerja sangat cepat dan digunakan untuk membantu RAM biasa dalam proses data.
B. PERALATAN INPUT
1. KEYBOARD
Unit input yang paling popular, dimana pengguna memasukan data dengan menekan tombol-tombol yang tepat.
2. ALAT PENUNJUK
• Mouse
• Trackball
• Touch Screen
• Light Pen
• Unit Remote Control
3. ALAT INPUT OTOMATIS DATA SUMBER
• Alat Pembaca Optis, alat input yang membaca data dengan menyinari suatu sinar terang di atas data dan kemudian menangkap citra yang terpantul pada matriks sel-sel photoelectric. Contoh : Scanner, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader)
• Alat Pembaca Magnetis, alat pembaca yang menggunakan tinta khusus yang berisi zat yang dapat diberi muatan magnet. Contoh : MICR (Magnetic Ink Character Recognition).
4. ALAT INPUT PENGENAL SUARA
Unit pengenal suara (speech recognition unit)
• Mikropon
• Automatic Speech Recognation (ASR)
• Touchtone
5. ALAT INPUT VIDEO
Video Camera recorder atau Camcoder
6. ALAT INPUT PENERIMA GERAK
• Headset
• Glove
• Walker
C. PENYIMPANAN SEKUNDER
• Pita Magnetik : Reel Tape dan Tape Cartridge
• Hard Disk : Removable dan Non removable
• Floppy Disk
• Piringan Optik : CD, DVD
• USB Flash Disk
• Smart Card
• Kartu memori
D. PERALATAN OUTPUT
Dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Softcopy, terdiri dari dua jenis :
• Monitor : CRT dan Layar Datar (LCD, EL, Plasma)
• Audio
2. Hardcopy, terdiri dari :
• Printer : Impact, Thermal, Inkjet, Laser, Multifungsi
• Plotter : Pena, Electrostatis, Thermal, Pemotong, Format Le bar
• Computer Output Microfilm (COM)
II. SOFTWARE
Perangkat lunak terbagi menjadi dua, yaitu :
A. Perangkat Lunak Sistem
• Perangkat lunak yang melaksanakan tuga-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakai computer.
• Ada tiga jenis dasar perangkat lunak sistem :
Sistem Operasi, berfungsi sebagai interface antara pemakai, perangkat lunak yang memproses data perusahaan dan perangkat keras. Contoh : Windows XP, DOS, UNIX
Ada enam fungsi dasar sistem operasi :
1. Menjadwalkan Tugas
2. Mengelola sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak
3. Menjaga keamanan sistem
4. Memungkinkan pembagian sumber daya untuk beberapa pemakai
5. Menangani Interrupt
6. Menyiapkan catatan pemakaian
Program Utility, suatu routine yang memungkinkan pemakai untuk melaksanakan operasi pemrosesan data dasar tertentu yang tidak unik pada satu aplikasi pemakai tertentu.
Penerjemah Bahasa Komputer
- Bahasa Generasi Pertama, Bahasa Mesin (machine language)
- Bahasa Generasi Kedua, Assembler
- Bahasa Generasi Ketiga, Compiler dan Interpreter
- Bahasa Generasi Keempat, Bahasa Alamiah 4GL, memungkinkan programmer atau pemakai menginstruksikan computer apa dan bagaimana operasi tersebut dilakukan. Di Bawah ini yang termasuk kedalam generasi bahasa keempat :
1. Database Query Language
2. Modelling Language, khusus dirancang untuk pembuatan model matematika. Contoh : GPSS
3. Very High Level Language : PASCAL, APL
4. Graph Generators : paket grafik
5. Report Writer : COBOL, RPG
6. Aplication Generators : program aplikasi pembayaran gaji
B. Perangkat Lunak Aplikasi
1. Pemrograman Sendiri
Perusahaan menempatkan spesial informasi untuk melakukan tugas merancang sistem berbasis computer yang memenuhi kebutuhan unit perusahaan.
2. Paket Jadi
Ada empat kelompok besar :
Paket Aplikasi Bisnis Umum
Paket Aplikasi Khusus Industri
Paket Aplikasi Peningkatan Produktivitas Organisasi
Paket Peningkatan Produktivitas Perorangan
III. PERANAN PERALATAN INPUT DAN OUTPUT SERTA SOFTWARE DALAM PEMECAHAN MASALAH
Keseluruhan komponen perangkat input, output dan software dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam pemecahan masalah. Semuanya saling behubungan dan mendukung kegiatan satu dengan yang lainnya. Perangkat input dan output berperan dalam proses penyelesaian masalah dalam hal perangkat keras, sedangkan perangkat lunak, baik sistem maupun aplikasi membantu para manajer untuk meningkatkan produktivitas organisasi dan perorangan, dengan menyederhanakan penciptaan dan transmisi data.
I. ARSITEKTUR KOMPUTER
Komputer dengan tujuan umum memiliki tipe komponen yang sama, yaitu :
- Prosesor
- Memori
- Penyimpanan sekunder
- Perangkat Input
- Perangkat Output
Mesin pemroses lebih dikenal dengan CPU, mikroprosesor atau prosesor. Prosesor adalah komponen yang berupa chip. Chip adalah sekeping silicon berukuran bebrapa millimeter persegi yang mengandung puluhan ribu transistor dan komponen elektronik yang lain.
Penyimpanan Primer
Ukuran kapasitas penyimpanan primer :
Satuan Ekivalen Keterangan
Byte 8 bit Untuk menyimpan sebuah karakter pada sistem ASCII atau EBCDIC
Kilobyte 1024 byte Awal PC hanya memiliki memori 640 byte
Megabyte 1024 KB Memori PC pd saat ini berkisar antara 64 – 256 Megabyte
Gigabyte 1024 MB Ukuran hard disk yang digunakan berkisar antara 20 – 40 gigabyte
Terabyte 1024 GB Database yang sangat besar
Pentabyte 1024 TB Penggunaan di masa datang
Bentuk Penyimpanan Sekunder :
• RAM (Random Access Memory), jenis penyimpanan primer yang mudah hilang (volatile) karena data akan hilang jika listrik padam.
• ROM (Read Only Memory), jenis penyimpanan sekunder yang bersifat non-volatile karena data disimpan secara permanent dan jika listrik padam data tidak akan hilang
• Cache Memory, merupakan RAM khusus yang bekerja sangat cepat dan digunakan untuk membantu RAM biasa dalam proses data.
B. PERALATAN INPUT
1. KEYBOARD
Unit input yang paling popular, dimana pengguna memasukan data dengan menekan tombol-tombol yang tepat.
2. ALAT PENUNJUK
• Mouse
• Trackball
• Touch Screen
• Light Pen
• Unit Remote Control
3. ALAT INPUT OTOMATIS DATA SUMBER
• Alat Pembaca Optis, alat input yang membaca data dengan menyinari suatu sinar terang di atas data dan kemudian menangkap citra yang terpantul pada matriks sel-sel photoelectric. Contoh : Scanner, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader)
• Alat Pembaca Magnetis, alat pembaca yang menggunakan tinta khusus yang berisi zat yang dapat diberi muatan magnet. Contoh : MICR (Magnetic Ink Character Recognition).
4. ALAT INPUT PENGENAL SUARA
Unit pengenal suara (speech recognition unit)
• Mikropon
• Automatic Speech Recognation (ASR)
• Touchtone
5. ALAT INPUT VIDEO
Video Camera recorder atau Camcoder
6. ALAT INPUT PENERIMA GERAK
• Headset
• Glove
• Walker
C. PENYIMPANAN SEKUNDER
• Pita Magnetik : Reel Tape dan Tape Cartridge
• Hard Disk : Removable dan Non removable
• Floppy Disk
• Piringan Optik : CD, DVD
• USB Flash Disk
• Smart Card
• Kartu memori
D. PERALATAN OUTPUT
Dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Softcopy, terdiri dari dua jenis :
• Monitor : CRT dan Layar Datar (LCD, EL, Plasma)
• Audio
2. Hardcopy, terdiri dari :
• Printer : Impact, Thermal, Inkjet, Laser, Multifungsi
• Plotter : Pena, Electrostatis, Thermal, Pemotong, Format Le bar
• Computer Output Microfilm (COM)
II. SOFTWARE
Perangkat lunak terbagi menjadi dua, yaitu :
A. Perangkat Lunak Sistem
• Perangkat lunak yang melaksanakan tuga-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakai computer.
• Ada tiga jenis dasar perangkat lunak sistem :
Sistem Operasi, berfungsi sebagai interface antara pemakai, perangkat lunak yang memproses data perusahaan dan perangkat keras. Contoh : Windows XP, DOS, UNIX
Ada enam fungsi dasar sistem operasi :
1. Menjadwalkan Tugas
2. Mengelola sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak
3. Menjaga keamanan sistem
4. Memungkinkan pembagian sumber daya untuk beberapa pemakai
5. Menangani Interrupt
6. Menyiapkan catatan pemakaian
Program Utility, suatu routine yang memungkinkan pemakai untuk melaksanakan operasi pemrosesan data dasar tertentu yang tidak unik pada satu aplikasi pemakai tertentu.
Penerjemah Bahasa Komputer
- Bahasa Generasi Pertama, Bahasa Mesin (machine language)
- Bahasa Generasi Kedua, Assembler
- Bahasa Generasi Ketiga, Compiler dan Interpreter
- Bahasa Generasi Keempat, Bahasa Alamiah 4GL, memungkinkan programmer atau pemakai menginstruksikan computer apa dan bagaimana operasi tersebut dilakukan. Di Bawah ini yang termasuk kedalam generasi bahasa keempat :
1. Database Query Language
2. Modelling Language, khusus dirancang untuk pembuatan model matematika. Contoh : GPSS
3. Very High Level Language : PASCAL, APL
4. Graph Generators : paket grafik
5. Report Writer : COBOL, RPG
6. Aplication Generators : program aplikasi pembayaran gaji
B. Perangkat Lunak Aplikasi
1. Pemrograman Sendiri
Perusahaan menempatkan spesial informasi untuk melakukan tugas merancang sistem berbasis computer yang memenuhi kebutuhan unit perusahaan.
2. Paket Jadi
Ada empat kelompok besar :
Paket Aplikasi Bisnis Umum
Paket Aplikasi Khusus Industri
Paket Aplikasi Peningkatan Produktivitas Organisasi
Paket Peningkatan Produktivitas Perorangan
III. PERANAN PERALATAN INPUT DAN OUTPUT SERTA SOFTWARE DALAM PEMECAHAN MASALAH
Keseluruhan komponen perangkat input, output dan software dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam pemecahan masalah. Semuanya saling behubungan dan mendukung kegiatan satu dengan yang lainnya. Perangkat input dan output berperan dalam proses penyelesaian masalah dalam hal perangkat keras, sedangkan perangkat lunak, baik sistem maupun aplikasi membantu para manajer untuk meningkatkan produktivitas organisasi dan perorangan, dengan menyederhanakan penciptaan dan transmisi data.
Jumat, 08 Oktober 2010
PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN
PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN
Suatu pendekatan sistematis untuk pecahan masalah telah diciptakan yang terdiri
dari tiga jenis usaha :
- persiapan
- definisi
- solusi
Dalam mempersiapkan pemecahan masalah, manajer memandang perusahaan
sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi
subsistem-subsistem dalam perusahaan. Dalam mendefinisikan masalah, manajer
bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem menurut
suatu urutan tertentu. Dalam memecahkan masalah manajer mengidentifikasi berbagai
solusi altenatif, mengevaluasinya, memilih yang terbaik, menerapkannya, dan membuat
tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.
PEMECAHAN MASALAH
Dengan kenyataan tersebut, kita mendefinisikan masalah sebagai suatu kondisi
yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian luar biasa atau menghasilkan
keuntungan luar bisa. Jadi pemecahan masalah berarti tindakan memberi respon terhadap
masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungannya.
Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan
tetapi pada konsekuensinya. Keputusan adalah pemilihan suatu strategi atau tindakan.
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer
yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satu kunci
pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Solusi bagi suatu
masalah harus mendayagunakan sistem untuk memenuhi tujuannya, seperti tercermin
pada standar kinerja sistem. Standar ini menggambarkan keadaan yang diharapkan, apa
yang harus dicapai oleh sistem.
Selanjutnya manajer harus memiliki informasi yang terkini, Informasi itu
menggambarkan keadaan saat ini, apa yang sedang dicapai oleh sistem. Jika keadaan
saat ini dan keadaan yang diharapkan sama, tidak terdapat masalah dan manajer tidak
mengambil tindakan. Jika kedua keadaan itu berbeda, sejumlah masalah merupakan
penyebabnya dan harus dipecahkan.
Perbedaan antara keadaan saat ini dan keadaan yang diharapkan menggambarkan
kriteria solusi (solution criterion), atau apa yang diperlukan untu mengubah keadaan
saat ini menjadi keadaan yang diharapkan. Setelah berbagai alternatif diidentifikasi,
sistem informasi dapat digunakan umtuk mengevaluasi tiap alternatif. Evaluasi ini harus
mempertimbangkan berbagai kendala (constraints) yang mungkin, baik intern maupun
extern / lingkungan.
1. Kendala intern dapat berupa sumber daya yang terbatas, seperti kurangnya bahan
baku, modal kerja, SDM yang kurang memenuhi syarat, dan lain lain.
2. Kendala lingkungan dapat berupa tekanan dari berbagai elemen lingkungan, seperti
pemerintah atau pesaing untuk bertindak menurut cara tertentu. Gejala adalah kondisi
yang dihasilkan oleh masalah. Sangat sering para manajer melihat gejala dari pada
masalah. Gejala menarik perhatian manajer melalui lingkaran umpan balik. Namun
gejala tidak mengungkapkan seluruhnya, bahwa suatu masalah adalah penyebab dari
suatu persoalan, atau penyebab dari suatu peluang.
STRUKTUR MASALAH
Masalah terstruktur terdiri dari elemen-elemen dan hubungan-hubungan antar
elemen yang semuanya dipahami oleh pemecah masalah. Masalah tak terstruktur
berisikan elemen-elemen atau hubungan-hubungan antar elemen yang tidak dipahami
oleh pemecah masalah.
Sebenarnya dalam suatu organisasi sangat sedikit permasalahan yang sepenuhnya
terstruktur atau sepenuhnya tidak terstruktur. Sebagaian besar masalah adalah masalah
semi-terstruktur, yaitu manajer memiliki pemahaman yang kurang sempurna mengenai
elemen-elemen dan hubungannya. Masalah semi-terstruktur adalah masalah yang
berisi sebagian elemen-elemen atau hubungan yang dimengerti oleh pemecah masalah.
PENDEKATAN SISTEM
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
TAHAP PEMECAHAN MASALAH
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
pemecahan.
- Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan
menyediakan orientasi sistem.
- Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan
kemudian memahaminya.
- Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif,
mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan
membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
Sistem informasi berbasis komputer atau CBIS dapat digunakan sebagai sistem
dukungan (support systems) saat menerapkan pendekatan sistem.
1. Usaha persiapan
Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena
ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai
masalah. Ketiga masalah itu terdiri dari:
a) Memandang perusahaan sebagai suatu sistem
b) Mengenal sistem lingkungan
c) Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan
2. Usaha definisi
Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau
akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari
solusi (pemahaman masalah). Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :
a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
b) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam sustu urutan tertentu
3. Usaha pemecahan
Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak
(feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.
FAKTOR MANUSIA YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH
Tiap manajer memiliki gaya pemecahan masalah yang unik. Gaya mereka
mempengaruhi bagaimana mereka terlibat dalam merasakan masalah, mengumpulkan
informasi, dan menggunakan informasi.
♦ Merasakan masalah
Manajer dapat dibagi dalam tiga kategori dasar dalam hal gaya merasakan
masalah (problem solving styles) mereka, yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.
Penghindar masalah (problem avoider), manajer ini mengambil sikap positif dan
menganggap bahwa semua baik-baik saja. Ia berusaha menghalangi kemungkinan
masalah dengan mengabaikan informasi atau menghindarinya sepanjang
perencanaan.
Pemecah masalah (problem solver), manajer ini tidak mencari masalah juga tidak
menghalanginya. Jika timbul suatu masalah, masalah tersebut dipecahkan.
Pencari masalah (problem seeker), manajer ini menikmati pemecahan masalah dan
mencarinya.
♦ Mengumpulkan informasi
Para manajer dapat menunjukkan salah satu dari dua gaya mengumpulkan
informasi (information-gathering styles) atau sikap terhadap total volume informasi yang
tersedia bagi mereka.
Gaya teratur (preceptive style), manajer jenis ini mengikuti management by
exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area
minatnya.
Gaya menerima (receptive style), manajer jenis ini ingin melihat semuanya,
kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya atau orang lain
dalam organisasi.
♦ Menggunakan informasi
Manajer juga cenderung lebih menyukai salah satu dari dua gaya menggunakan
informasi (information-using styles), yaitu cara-cara menggunakan informasi untuk
memecahkan suatu masalah.
Gaya sistematik (systematic style), manajer memberi perhatian khusus untuk
mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan, misalnya pendekatan sistem.
Gaya intuitif (intuitive style), manajer tidak lebih menyukai suatu metode tertentu
tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.
Suatu pendekatan sistematis untuk pecahan masalah telah diciptakan yang terdiri
dari tiga jenis usaha :
- persiapan
- definisi
- solusi
Dalam mempersiapkan pemecahan masalah, manajer memandang perusahaan
sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi
subsistem-subsistem dalam perusahaan. Dalam mendefinisikan masalah, manajer
bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem menurut
suatu urutan tertentu. Dalam memecahkan masalah manajer mengidentifikasi berbagai
solusi altenatif, mengevaluasinya, memilih yang terbaik, menerapkannya, dan membuat
tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.
PEMECAHAN MASALAH
Dengan kenyataan tersebut, kita mendefinisikan masalah sebagai suatu kondisi
yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian luar biasa atau menghasilkan
keuntungan luar bisa. Jadi pemecahan masalah berarti tindakan memberi respon terhadap
masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungannya.
Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan
tetapi pada konsekuensinya. Keputusan adalah pemilihan suatu strategi atau tindakan.
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer
yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satu kunci
pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Solusi bagi suatu
masalah harus mendayagunakan sistem untuk memenuhi tujuannya, seperti tercermin
pada standar kinerja sistem. Standar ini menggambarkan keadaan yang diharapkan, apa
yang harus dicapai oleh sistem.
Selanjutnya manajer harus memiliki informasi yang terkini, Informasi itu
menggambarkan keadaan saat ini, apa yang sedang dicapai oleh sistem. Jika keadaan
saat ini dan keadaan yang diharapkan sama, tidak terdapat masalah dan manajer tidak
mengambil tindakan. Jika kedua keadaan itu berbeda, sejumlah masalah merupakan
penyebabnya dan harus dipecahkan.
Perbedaan antara keadaan saat ini dan keadaan yang diharapkan menggambarkan
kriteria solusi (solution criterion), atau apa yang diperlukan untu mengubah keadaan
saat ini menjadi keadaan yang diharapkan. Setelah berbagai alternatif diidentifikasi,
sistem informasi dapat digunakan umtuk mengevaluasi tiap alternatif. Evaluasi ini harus
mempertimbangkan berbagai kendala (constraints) yang mungkin, baik intern maupun
extern / lingkungan.
1. Kendala intern dapat berupa sumber daya yang terbatas, seperti kurangnya bahan
baku, modal kerja, SDM yang kurang memenuhi syarat, dan lain lain.
2. Kendala lingkungan dapat berupa tekanan dari berbagai elemen lingkungan, seperti
pemerintah atau pesaing untuk bertindak menurut cara tertentu. Gejala adalah kondisi
yang dihasilkan oleh masalah. Sangat sering para manajer melihat gejala dari pada
masalah. Gejala menarik perhatian manajer melalui lingkaran umpan balik. Namun
gejala tidak mengungkapkan seluruhnya, bahwa suatu masalah adalah penyebab dari
suatu persoalan, atau penyebab dari suatu peluang.
STRUKTUR MASALAH
Masalah terstruktur terdiri dari elemen-elemen dan hubungan-hubungan antar
elemen yang semuanya dipahami oleh pemecah masalah. Masalah tak terstruktur
berisikan elemen-elemen atau hubungan-hubungan antar elemen yang tidak dipahami
oleh pemecah masalah.
Sebenarnya dalam suatu organisasi sangat sedikit permasalahan yang sepenuhnya
terstruktur atau sepenuhnya tidak terstruktur. Sebagaian besar masalah adalah masalah
semi-terstruktur, yaitu manajer memiliki pemahaman yang kurang sempurna mengenai
elemen-elemen dan hubungannya. Masalah semi-terstruktur adalah masalah yang
berisi sebagian elemen-elemen atau hubungan yang dimengerti oleh pemecah masalah.
PENDEKATAN SISTEM
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
TAHAP PEMECAHAN MASALAH
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
pemecahan.
- Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan
menyediakan orientasi sistem.
- Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan
kemudian memahaminya.
- Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif,
mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan
membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
Sistem informasi berbasis komputer atau CBIS dapat digunakan sebagai sistem
dukungan (support systems) saat menerapkan pendekatan sistem.
1. Usaha persiapan
Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena
ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai
masalah. Ketiga masalah itu terdiri dari:
a) Memandang perusahaan sebagai suatu sistem
b) Mengenal sistem lingkungan
c) Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan
2. Usaha definisi
Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau
akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari
solusi (pemahaman masalah). Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :
a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
b) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam sustu urutan tertentu
3. Usaha pemecahan
Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak
(feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.
FAKTOR MANUSIA YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH
Tiap manajer memiliki gaya pemecahan masalah yang unik. Gaya mereka
mempengaruhi bagaimana mereka terlibat dalam merasakan masalah, mengumpulkan
informasi, dan menggunakan informasi.
♦ Merasakan masalah
Manajer dapat dibagi dalam tiga kategori dasar dalam hal gaya merasakan
masalah (problem solving styles) mereka, yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.
Penghindar masalah (problem avoider), manajer ini mengambil sikap positif dan
menganggap bahwa semua baik-baik saja. Ia berusaha menghalangi kemungkinan
masalah dengan mengabaikan informasi atau menghindarinya sepanjang
perencanaan.
Pemecah masalah (problem solver), manajer ini tidak mencari masalah juga tidak
menghalanginya. Jika timbul suatu masalah, masalah tersebut dipecahkan.
Pencari masalah (problem seeker), manajer ini menikmati pemecahan masalah dan
mencarinya.
♦ Mengumpulkan informasi
Para manajer dapat menunjukkan salah satu dari dua gaya mengumpulkan
informasi (information-gathering styles) atau sikap terhadap total volume informasi yang
tersedia bagi mereka.
Gaya teratur (preceptive style), manajer jenis ini mengikuti management by
exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area
minatnya.
Gaya menerima (receptive style), manajer jenis ini ingin melihat semuanya,
kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya atau orang lain
dalam organisasi.
♦ Menggunakan informasi
Manajer juga cenderung lebih menyukai salah satu dari dua gaya menggunakan
informasi (information-using styles), yaitu cara-cara menggunakan informasi untuk
memecahkan suatu masalah.
Gaya sistematik (systematic style), manajer memberi perhatian khusus untuk
mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan, misalnya pendekatan sistem.
Gaya intuitif (intuitive style), manajer tidak lebih menyukai suatu metode tertentu
tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.
Langganan:
Postingan (Atom)